Mengenal White Noise, Benarkah Bisa Meningkatkan Kualitas Tidur?

Mungkin sebagian dari kamu masih asing dengan istilah white noise atau derau putih. Suara ini secara tidak sadar sering sekali kamu dengar di lingkungan sekitar.

Bahkan, banyak penelitian membuktikan bahwa penggunaan white noise dapat meningkatkan kualitas tidur. Untuk informasi selengkapnya, yuk, simak penjelasan berikut ini.

Daftar Isi:

Mengenal Apa Itu White Noise

Kata ‘white’ pada white noise sendiri mengacu pada cahaya putih karena memiliki sifat yang sama. Sebab, cahaya putih merupakan cahaya yang dihasilkan dari gabungan semua warna dan frekuensi.

Sedangkan white noise adalah gabungan beberapa frekuensi suara secara bersamaan, sehingga menghasilkan suara latar yang bersifat tenang, stabil, dan juga teratur.

Suara ini memiliki kerapatan spektral yang datar, artinya intensitasnya sama di seluruh rentang frekuensi (20 hingga 20.000 Hz). Sederhananya suara ini seperti 20 hingga 20.000 nada yang dimainkan secara bersamaan.

Baca Juga : Mengenal Petrichor, Aroma Hujan yang Membawa Sejuta Kenangan

Dengan banyaknya frekuensi tersebut, hal ini yang membuat white noise dapat menutupi suara lain. Selain itu, otak akan merespon suara ini tidak berbahaya sama sekali. Sehingga, kamu tidak akan terganggu saat mendengarnya.

Mengenal Jenis-Jenis White Noise

Banyak orang yang beranggapan bahwa musik merupakan white noise, tapi keduanya jelas berbeda. Seperti halnya pernyataan dari Sleep Junkies, bahwa antara musik dan white noise memiliki perbedaan frekuensi.

Jika dibandingkan, frekuensi pada musik tidak terlalu luas. Sehingga, tidak mampu menutupi suara lain yang mengganggu. Tidak hanya itu, musik juga mampu memicu perasaan emosional, ingatan, dan juga asosiasi.

Sedangkan white noise, lebih netral dan tidak memicu perasaan-perasaan emosional tertentu. Sehingga, kamu akan lebih tanang saat mendengarnya.

Sebenarnya, white noise adalah suara yang kerap kita dengar dalam kehidupan sehari-hari, terutama di dalam rumah. Yaitu:

1.    Suara Alam

Misalnya adalah suara hujan, suara air mengalir, dan suara ombak.

2.    Suara Mesin

Misalnya sura AC, kipas angin, vacum cleaner, mesin cuci, dan suara mesin yang biasa kamu dengarkan setiap harinya.

3.    Suara Suasana (Ambience)

Misalnya saja suara jangkrik, suara kretakan api unggun, atau suara keramaian.

Manfaat White Noise untuk Kulaitas Tidur

Saat tertidur, otak akan selalu aktif dan mampu mengklasifikasikan suara menjadi bahaya atau tidak. Suara-suara tertentu yang muncul saat kamu tidur, bisa diklasifikasikan sebagai bahaya oleh otak dan membuat kamu terbangun.

Misalnya saja suara keras atau suara yang tidak bisa diabaikan lainnya. Setiap orang tentu memiliki sensitivitas yang berbeda terhadap suara ketika mereka tidur. Tapi, akan selalu ada suara yang mengaktifkan sensor bahaya pada otak.

Seperti yang sudah dibahas di atas bahwa white noise dapat menutupi atau meredam suara lain. Misalnya saja suara yang sering mengganggu saat atau hendak tidur, seperti suara pintu, bising di luar rumah, gesekan pada tempat tidur, dan lain sebagainya.

Meski white noise tida menutup semua suara tersebut, tapi respon otak tidak akan separah ketika tidak ada white noise. Sehingga, kamu bisa tidur lebih cepat dengan kualitas tidur yang baik.

Tidak hanya untuk orang dewasa, white noise juga bisa digunakan pada bayi yang sulit tertidur di malam hari. Tapi, kamu harus menyesuaikan intensitas suaranya agar tidak berpengaruh buruk pada pendengaran si kecil.

Untuk memperoleh white noise yang diinginkan, kamu bisa menggunakan alat khusus. Bahkan saat ini white noise sudah tersedia dalam bentuk aplikasi dan bisa ditemukan di Youtube atau Podcast.

Show Comments