7 Jenis Penyakit Tanaman Karena Hama yang Perlu Diwaspadai!

Penyakit tanaman merupakan ancaman nyata bagi petani dan pecinta tanaman hias. Sebab, penyakit ini bisa menghambat pertumbuhan, menyebabkan kelainan, bahkan kematian tanaman.

Oleh sebab itu, kamu harus mewaspadai timbulnya penyakit ini di tanaman yang kamu tanam. Simak jenis-jenis penyakit ini agar kamu bisa mencegahnya.

7 Jenis Penyakit Tanaman Karena Hama

Penyakit yang timbul pada tanaman bisa disebabkan karena berbagai hal, misalnya lingkungan, genetik, atau hama. Tapi, yang paling umum terjadi adalah disebabkan oleh hama.

Hama merupakan segala jenis organisme yang dapat merugikan pada tanaman, sehingga menjadi musuh utama bagi petani. Sebab, hanya dalam waktu singkat semua lahan pertanian bisa mati dan terdampak.

Tidak hanya pada lahan pertanian, hama tanaman juga menyerang berbagai jenis tanaman hias. Berikut ini adalah jenis penyakit pada tanaman yang disebabkan oleh hama:

1.    Penyakit Bulai

Bulai merupakan penyakit yang disebabkan karena infeksi jamur Pronosclerospora maydis. Ciri-ciri khas saat tanaman kamu terkena penyakit ini adalah munculnya bercak atau garis kekuningan pada daun.

Tanaman yang biasanya mengalami bulai adalah berbagai jenis sayur, apa lagi saat musim penghujan. Hingga saat ini belum ada insektisida yang dapat mengatasi bulai.

Hanya saja, kamu bisa mencegah penyebarannya dengan memotong bagian daun yang terinfeksi. Selain itu saat penanaman, kamu bisa mengatur jarak tanaman sejenis agar tidak terlalu berdekatan.

2.    Bintik Hitam

Penyakit tanaman karena hama berikutnya adalah bintik hitam. Penyebab bercak hitam paling umum adalah bakteri dan jamur. Tapi, pada beberapa tanaman juga bisa disebabkan oleh virus, efek penuaan, over watering atau kekurangan nutrisi.

Tanaman yang paling rawan terkena bintik hitam adalah mawar dengan penyebab utamanya adalah jamur Diplocarpon rosae. Serta jamur Botrytis sp pada tanaman lain seperti tembakau, mangga, dan masih banyak lainnya.

Baca Juga: Tips Merawat Bunga Mawar Agar Berbunga Indah

Meski tidak langsung menyebabkan kematian, penyakit ini akan membuat daya tahan tanaman menurun. Sehingga akan mudah dihinggapi berbagai penyakit lainnya.

Cara sederhana untuk mengatasinya adalah dengan memotong bagian daun yang terjangkit bercak hitam. Lalu, berikan pencahayaan matahari lebih banyak untuk tanaman.

3.    Daun Berkarat

Karat pada daun disebabkan oleh jamur, salah satunya adalah jamur pathogen Puccinian horiana. Jamur tersebut akan mempengaruhi bagian udara pada tanaman, misalnya daun, batang, atau bunga.

Ciri-ciri utama penyakit tanaman ini adalah bagian tanaman yang terjangkiti akan terbentuk bintik dari pustula spora. Warna yang dihasilkan tergantung dari jenis karat dan spora, tapi secara umum berwarna jingga dan kehitaman.

Cara mengatasinya adalah dengan menyemprotkan insektisida atau anti jamur. Kamu juga bisa memotong bagian daun yang terkena karat agar penyebarannya tidak meluas.

Baca Juga: 4 Insektisida alami dari bahan dapur

4.    Pembusukan Akar

Penyakit tanaman pembusukan akar atau phytium disebabkan oleh jenis jamur Phytophthora parasitica, Phellinus spp, dan Ganoderma spp. Kemunculan jenis jamur tersebut dipicu karena genangan air berlebih dalam waktu lama pada media tanaman.

Ciri utama tanaman yang mengalami pembusukan akar adalah daun layu dan mulai pucat. Lama kelamaan akan gugur dan mati. Cara menanganinya sangat sederhana, yaitu dengan melakukan penyiraman secukupnya.

Baca Juga: Kenapa Menyiram Tanaman Harus Pagi Hari? Simak Penjelasannya!

5.    Pembengkakan Akar

Akar tanaman juga sangat rentan mengalami pembengkakan. Penyebab utamanya adalah jamur Meloidogyne spp. Jamur pathogen ini biasanya hidup di tanah, pupuk kandang, atau ubi yang terinfeksi.

Saat akar tanaman terinfeksi, akan muncul benjolan seperti jerawat di permukaan akar dan bagian akar lainnya membengkak. Pembengkakan ini akan menyebabkan tanaman menjadi layu dan daunnya lama-lama menguning.

6.    Embun Tepung

Penyakit tanaman embun tepung menjadi salah satu penyakit yang cukup sering ditemui. Penyebabnya adalah jamur Microsphaera diffusa yang kerap menyerang saat masa pertunasan.

Ciri-ciri tanaman yang mengalami embun tepung adalah terdapat lapisan putih pada bagian atas daun. Saat tanaman kamu terkena embun tepung, maka akan ada malformasi dan menjadikan pertumbuhan daun abnormal.

Bahkan, pertumbuhan tanaman jadi terhambat secara permanen dan tidak dapat kembali normal. Cara mengatasinya adalah dengan membuang bagian tanaman yang terkena masalah penyakit ini.

7.    Infeksi Rhizoctonia

Rhizoctonia merupakan penyakit pada tanaman yang disebabkan oleh jamur Rhizoctonia. Jamur ini berasan dari air irigasi dan media tanam. Cirinya adalah muncul tanda merah kecoklatan pada tanaman.

Gejala awal tanaman yang terkena infeksi ini adalah layu ketika siang hari dan segar saat malam hari. Cara mengatasinya adalah dengan mengganti media tanam secara keseluruhan.

Sebagai orang yang suka berkebun atau bertani, pastikan kamu harus mewaspadai penyakit tanaman. Perhatikan cara merawat dan karakteristik tanamannya.

Baca Juga: Manfaat Berkebun Untuk Kesehatan

Show Comments