10 Cara Mengelola Keuangan Bagi Kamu yang Baru Menikah

Money jar photo created by freepik - www.freepik.com

Cara mengelola keuangan saat sudah menikah tentunya berbeda dengan saat kamu masih lajang. Banyak aspek yang harus lebih diperhatikan.

Misalnya saja pengeluaran yang lebih banyak, persiapan dana untuk anak, dan masih banya lainnya. Oleh sebab itu, kamu memerlukan cara pengelolaan yang tepat.

Untuk membantu kamu, kami akan memberikan cara tepat dalam pengelolaan keuangan saat baru menikah. Simak selengkapnya berikut ini, ya!

10 Cara Mengelola Keuangan Bagi Kamu yang Baru Menikah

Bagi kamu yang bingung bagaimana cara mengelola keuangan pasca menikah, yuk coba cara di bawah ini:

1. Terbuka dengan Pasangan Masalah Keuangan

Cara pertama yang harus dilakukan sebelum ke tahap pengelolaan keuangan adalah saling terbuka. Keterbukaan ini mencangkup dari mana saja sumber uang dan berapa besarannya setiap bulan.

Dengan demikian, kamu dan pasangan dapat dengan mudah membagi-baginya untuk dikelola. Kamu bisa membicarakan masalah keuangan bahkan sebelum menikah. Sehingga setelah menikah tinggal proses pelaksanaannya saja.

2. Menyamakan Perspektif Cara Mengelola Uang

Setiap orang tentunya memiliki perspektif masing-masing. Agar pengelolaan keuangan dalam rumah tangga bisa berhasil, kamu dan pasangan harus menyamakan perspektif ini terlebih dahulu.

Jika tidak, maka akan sering terjadi konflik terkait masalah keuangan. Padahal, seharusnya pasangan suami istri harus saling support dalam hal keuangan.

3. Membuat Akun Bank Bersama

Cara mengelola keuangan bagi kamu yang baru menikah berikutnya adalah dengan membuat akun bank bersama. Tujuannya adalah agar istri atau suami bisa mengakses data pemasukan dan pengeluaran.

Baca Juga: Yuk Intip Manfaat Sensory Play untuk Tumbuh Kembang Anak!

Dengan demikian, kamu dan pasangan bisa saling mengontrol apa bila ada pengeluaran yang tidak ideal. Sehingga, kondisi keuangan lebih stabil dan tidak boros.

4. Merinci Anggaran Rumah Tangga

Cara berikutnya kamu harus merinci apa saja yang dibutuhkan dalam rumah tangga. Mulai dari kebutuhan wajib harian, bulanan, hingga anggaran lainnya.

Setelah merinci apa saja anggaran yang diperlukan dalam rumah tangga, kamu harus memisahkan setiap dananya. Tujuannya adalah agar dana tersebut tidak tercampur aduk yang menyebabkan pengelolaan keuangan tidak jelas.

Selain itu, kamu juga akan mengetahui anggaran mana yang harus diprioritaskan dan tidak. Berikut ini adalah beberapa anggaran penting yang perlu kamu prioritaskan:

  • Anggaran belanja untuk kebutuhan sehari-hari.
  • Asuransi kesehatan dan Asuransi jiwa
  • Tagihan listrik, pulsa atau internet.
  • Anggaran rumah baik kontrak, ngekos atau cicilan.
  • Anggaran bensin atau transport.

5. Menyiapkan Dana Darurat

Cara mengelola keuangan bagi yang baru menikah berikutnya adalah dengan menyiapkan dana darurat. Tujuan dari dana darurat sendiri adalah untuk mempersiapkan jika ada kebutuhan tidak terduga.

Misalnya rumah butuh renovasi, mobil rusak, motor rusak dan kebutuhan tidak terduga lainnya. Dana ini tidak boleh diotak-atik, sehingga kamu harus menyiapkan tabungan khusus.

Cara mengumpulkan dana darurat adalah dengan menyisihkan pendapatan setiap bulannya. Tidak perlu terlalu banyak, cukup 5 hingga 10% dari total pendapatan saja.

6. Menyiapkan Dana Pensiun

Menyiakan dana pensiun merupakan cara mengelola keuangan yang tidak boleh disepelekan. Apa lagi jika kamu bukan pegawai negeri sipil.

Baca Juga: Memutus Rantai Sandwich Generation dengan Tips Berikut Ini!

Dana ini digunakan untuk masa tua saat kamu dan pasangan tidak lagi produktif. Caranya bisa dengan menyisihkan dari pendapatan setiap bulannya.

7. Siapkan Dana Pendidikan Anak

Dana pendidikan saat ini semakin mahal, apa lagi untuk jenjang perguruan tinggi. Oleh sebab itu kamu dan pasangan harus menyiapkannya jauh-jauh hari.

8. Menyiapkan Dana Khusus Liburan

Kamu dan pasangan tentu membutuhkan liburan sesekali. Selain untuk melepas penat, liburan juga akan mempererat hubungan pernikahan kalian.

Agar kamu dan pasangan bisa menikmati waktu liburan secara teratur, maka kamu harus menyiapkan dana khusus.

9. Rutin Berdiskusi Mengenai Masalah Keuangan

Dalam cara mengelola keuangan pasca menikah, tentu tidak selalu mulus. Ada saat kamu kebobolan hingga saldo minus atau pengelolaan masih berantakan.

Oleh sebab itu, kamu dan pasangan harus saling berdiskusi dan mencari solusi untuk menyelesaikan masalah keuangan tersebut.

10. Memiliki ‘Goals’ Bersama

Memiliki goals atau tujuan bersama terbukti membuat kamu dan pasangan terpacu melakukan pengelolaan keuangan dengan baik. Misalnya saja kamu dan pasangan ingin memiliki rumah atau mobil.

Maka, bagai mana caranya goals tersebut bisa tercapai dalam jangka waktu tertentu. Jadi, jangan ragu untuk membuat goals saat sudah menikah, ya!

Baca Juga: 10 Persiapan Sebelum Memiliki Anak, Jangan Diabaikan!

Selain 10 cara mengelola keuangan setelah menikah di atas, tentunya masih banyak lagi cara lainnya. Yuk, berbagi pengalaman kamu di kolom komentar!


Show Comments