Yuk, Kenalan Sama 4 Jenis Happy Hormon dalam Tubuh!

Background photo created by benzoix - www.freepik.com

Kamu pasti sering mendengar atau membaca mengenai happy hormon atau hormon kebahagiaan. Hormon ini terdiri dari dopamin, endorfin, oksitosin, dan serotonin.

Sebagian orang mungkin menganggapnya sama saja, sama-sama membuat bahagia. Padahal, perasaan bahagia ini terbagi menjadi beberapa macam. Misalnya euforia, perasaan cinta, nyaman, dan lain sebagainya.

Nah, keempat hormon ini memiliki tanggung jawab atas perasaan bahagia yang spesifik atas masing-masing perasaan bahagia tersebut. Simak penjelasan selengkapnya di bawah ini.

Daftar Isi:

4 Jenis Happy Hormon yang Membuat Bahagia

Happy hormon atau hormon kebahagiaan adalah hormon yang dapat mengatur suasana positif pada hati. Hormon ini diproduksi oleh sistem saraf pusat di bagian sistem endokrin manusia, lebih tepatnya di bagian hipotalamus.

Terdapat empat jenis hormon kebahagiaan. Keempatnya memiliki karakteristik dan fungsi yang berbeda. Bahkan cara menstimulasinya juga berbeda, yaitu:

1.    Hormon Dopamin

Hormon  dopamin adalah suatu senyawa kimia dalam otak yang dapat menyampaikan rangsangan berupa sinyal ke otak dan otot. Oleh sebab itu, hormon ini juga disebut sebagai neurotransmitter yang berarti penghantar stimulus.

Hormon ini muncul saat kamu memperoleh motivasi, penghargaan, mencapai suatu tujuan. Sehingga, ada perasaan puas, senang, atau bangga dalam diri kamu.

Karena termasuk ke dalam jenis neurotransmitter, makanya dopamin juga dapat mempengaruhi memori, pembelajaran, dan aktivitas motorik manusia.

Dopamin juga ternyata dapat mempengaruhi sistem pencernaan, yaitu membantu penyerapan nutrisi agar lebih optimal. Cara menstimulasi pembentukan hormon dopamin adalah:

  • Olahraga
  • Melakukan hal menyenangkan atau menantang
  • Tidur teratur
  • Mendengarkan musik
  • Makan-makanan bernutrisi

2.    Hormon Endorfin

Sama halnya seperti dopamin, endorfin juga merupakan neurotransmitter yang diproduksi oleh kelenjar pituitari di sistem saraf pusat manusia. Hormon ini memiliki fungsi untuk mengurangi stress dan rasa sakit.

Selain itu, endorfin juga dapat bertindak sebagai penenang. Hal ini dikarenakan endorfin bekerja pada reseptor opiat pada otak manusia yang dapat mengurangi sakit dan meningkatkan kesenangan.

Sehingga, kamu akan merasa tenang dan tentram. Hormon endorfin juga bermanfaat untuk mengurangi gejala depresi dan gangguan kecemasan. Cara menstimulasi hormon endorfin adalah:

  • Makanan, misalnya coklat atau makanan pedas
  • Melakukan olahraga
  • Melakukan aktivitas seksual

3.    Hormon Oksitosin

Jenis happy hormon berikutnya adalah oksitosin atau dikenal juga sebagai hormon cinta. Hormon ini diproduksi pada hipotalamus yang kemudian dilepaskan kepada kelenjar pituitari, bagian lain dari otak, atau sumsum tulang belakang.

Hormon ini berperan untuk mempengaruhi tingkah dan interaksi manusia yang berhubungan dengan perasaan cinta dan kasih sayang. Misalnya adalah perasaan mengenai kedekatan sosial, keintiman, sikap keibuan, atau ketika orgasme.

Pada wanita, hormon ini sangat berpengaruh pada sistem reproduksi, kontraksi rahim, dan saat memperlancar ASI. Sedangkan pada pria, hormon ini dapat membantu testosteron pada testis dan menggerakkan sperma.

  • Olahraga
  • Bersosialisasi
  • Berpelukan
  • Melakukan aktivitas seksual

4.    Hormon Serotoni

Sama seperti jenis happy hormon lainnya yang diproduksi pada sistem saraf pusat, begitu pula dengan serotonin. Tapi, sebagian besar hormon ini justru diproduksi pada sistem pencernaan. Selain itu, ditemukan juga pada trombosit darah.

Hormon ini sangat berperan dalam mengelola suasana hati dan menstabilkan mood manusia. Sehingga, kamu akan merasa lebih tenang, fokus, stabil secara emosional, dan mencegah terjadinya depresi.

Hormon serotonin juga memiliki peran penting dalam merangsang nafsu makan, pencernaan, dan daya ingat. Cara menstimulasi hormon ini adalah:

  • Memperbanyak mengonsumsi makanan karbohidrat
  • Memenuhi asupan vitamin B Kompleks
  • Memenuhi asupan vitamin D

Pastikan jenis happy hormon dalam tubuh selalu stabil agar kamu bisa lebih bahagia. Lakukan beberapa cara sederhana di atas, ya!

 

Show Comments